Rabu, 14 Januari 2026

PPP Berpotensi Kalahkan PKB


 PPP Berpotensi Kalahkan PKB Romi dan Cak Imin

PPP mengungguli PKB dalam pemilihan gubernur di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Pengamat politik Muhammad Qodari menilai kemenangan PPP ini bisa menjadi momentum kebangkitan partai berlambang Kakbah itu.

Pada Pilgub Jatim 2018 ini, calon yang diusung PPP bersama partai lain, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak berdasarkan hitung cepat menggungguli pasangan yang diusung PKB bersama PDI Perjuangan, yakni Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Di Jateng, pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung PPP juga mengalahkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah yang diusung PKB.

Bahkan PPP berhasil menempatkan kadernya, Taj Yasin, sebagai wakil gubernur yang menang dalam hitungan cepat.

Meski pada Pilgub Jabar baik PPP maupun PKB sama-sama mengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang menang berdasarkan hasil hitung cepat, PPP berhasil menempatkan kadernya sebagai wakil gubernur.

Pengamat dari Indo Barometer ini secara khusus menyoroti rivalitas antara PPP dan PKB karena kedua partai ini mempunyai kemiripan pemilih, yakni dari basis Nahdlatul Ulama (NU).

Kemenangan tiga pasangan calon di Jawa menjadi momentum tersendiri bagi partai persatuan dan pembangunan (PPP). Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi) optimis hasil itu akan berdampak dalam Pemilu 2019 mendatang.

 

“Tiga kemenangan ini membuktikan bahwa kader dan pengurus PPP di Pulau Jawa bekerja dengan maksimal selama Pilkada. Kerja mesin partai yang efektif, dan ini akan terus dijaga hingga Pemilu 2019 mendatang,” kata Romi di Jakarta, Rabu (26/6).

Untuk diketahui, tiga kemenangan tersebut yakni Jawa Barat dengan Paslon Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum unggul di Jawa Barat, Ganjar Pranowo – Taj Yasin di Jawa Tengah, dan Khafifah Indar Parawansa – Emil Dardak dapat suara terbanyak di Jawa Timur.

Kemenangan di Jatim, Jateng, dan Jabar ini, sebut Romi, secara nasional juga mempunyai posisi strategis. Lantaran, populasi penduduk di tiga provinsi itu sebesar 49 persen populasi nasional.

Sehingga kemenangan di tiga provinsi ini, ujar anggota komisi III DPR RI itu, diyakini akan mendongkrak suara PPP secara nasional di Pemilu 2019 mendatang.

“Penduduk Jabar ada sekitar 17,5 persen pendudukan nasional, Jatim 16,5 persen dan Jateng 15 persen,” pungkasnya.

Pada pemilu 2014 PKB yang dipimpin Cak Imin jauh mengungguli PPP dengan 11.198.957 suara (9,04 persen) dan 47 kursi di DPR. PPP sendiri yang kala itu dipimpin Suryadharma Ali hanya 8.157.448 suara (6,53 persen) dan 39 kursi di DPR.

 

Parpol Terbaru