Loading
Penampilan maskot baru PDIP bernama Barata, saat Rakernas hari pertama PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). ANTARA/HO-Humas PDIP.
JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM – PDI Perjuangan resmi meluncurkan maskot baru bernama Barata dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai. Peluncuran dilakukan di Beach City International Stadium, Ancol, pada Sabtu (10/1/2026).
Maskot baru tersebut dikenalkan sebagai simbol segar yang diharapkan mampu menjembatani semangat perjuangan partai dengan dinamika zaman, terutama dalam konteks demokrasi dan keterlibatan publik yang semakin luas.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital M. Prananda Prabowo menjelaskan bahwa Barata bukan sekadar elemen visual atau ikon seremonial. Menurutnya, maskot banteng ini lahir dari proses panjang dan membawa pesan ideologis yang jelas.
“Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” kata Prananda dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Secara tampilan, Barata tampil dengan gaya yang lebih modern. Maskot banteng ini hadir dengan kesan sporty, mengenakan hoodie merah berlogo PDI Perjuangan, dipadu celana hitam, serta sepatu putih bergaris merah. Detail ini memperkuat kesan bahwa maskot tersebut sengaja dirancang agar terasa dekat, akrab, dan mudah diterima berbagai generasi.
Prananda berharap kehadiran Barata bisa menjadi representasi semangat PDI Perjuangan dalam menjalankan peran politiknya—baik dalam mengawal demokrasi maupun memastikan kepentingan rakyat tetap menjadi pusat perhatian.
Menariknya, maskot banteng ini sebenarnya sudah lebih dulu diperkenalkan ke publik, hanya saja saat itu belum memiliki nama resmi. Untuk menentukan nama, partai kemudian membuka sayembara yang melibatkan masyarakat selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember 2025.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi publik, dalam prosesi peluncuran Barata, PDI Perjuangan memberikan penghargaan kepada lima besar pemenang sayembara penamaan. Mereka menerima piagam penghargaan khusus, sekaligus menjadi bagian dari momen peluncuran yang disaksikan peserta Rakernas dikutip Antara.
Langkah ini sekaligus menegaskan posisi partai dalam mendorong inovasi dan kreativitas yang bersifat inklusif—melibatkan banyak lapisan masyarakat tanpa sekat usia maupun latar belakang.
Peluncuran Barata pun menjadi salah satu sorotan utama di tengah kegiatan Rakernas yang berlangsung pada 10–12 Januari 2026, karena menghadirkan nuansa baru dalam cara partai berkomunikasi dengan publik lewat pendekatan simbolik yang lebih segar