Rabu, 14 Januari 2026

Golkar Siapkan Strategi Digital, Bahlil: Kader Harus Adaptif untuk Menang di Pemilu 2029


  • Selasa, 02 Desember 2025 | 15:30
  • | Parpol
 Golkar Siapkan Strategi Digital, Bahlil: Kader Harus Adaptif untuk Menang di Pemilu 2029 Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (ANTARA/HO-Golkar)

JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM — Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa seluruh kader partai harus siap beradaptasi dan memaksimalkan strategi politik berbasis teknologi untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai peta pemilih pada 2029 akan sangat ditentukan oleh generasi yang tumbuh di era digital.

Berdasarkan proyeksi internal Golkar, komposisi pemilih berusia 17 hingga 50 tahun pada Pemilu 2029 diperkirakan mencapai 73 persen. Kondisi ini, kata Bahlil, menuntut pola konsolidasi yang jauh lebih kreatif dan responsif terhadap perubahan perilaku politik masyarakat.

“Ini era digital. Konsolidasi harus habis-habisan dan disesuaikan dengan pola baru,” ujar Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Ia menegaskan bahwa metode pemenangan politik tidak lagi bisa sepenuhnya mengandalkan pendekatan konvensional. Kampanye digital, komunikasi terbuka, serta kemampuan membaca preferensi pemilih menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Golkar, Partai Inklusif yang Lahir dari Keberagaman

Dalam kesempatan itu, Bahlil kembali menegaskan bahwa Golkar sejak awal merupakan partai yang lahir dari semangat inklusivitas. Ia mengingatkan bahwa Golkar terbentuk dari 97 organisasi kemasyarakatan, mulai dari petani, nelayan, TNI/Polri, organisasi mahasiswa, hingga kelompok keagamaan.

“Golkar lahir untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari ancaman ideologi lain. Golkar milik rakyat Indonesia, bukan milik satu keluarga atau satu kelompok,” tegasnya dikutip Antara.

Menurut Bahlil, sejarah kelahiran itu menjadi modal penting bagi Golkar untuk terus menjaga keterbukaan, keberagaman, dan kedekatan dengan masyarakat di tengah dinamika politik modern.

Pengalaman Panjang Golkar Jadi Modal 2029

Selain menyoroti tantangan era digital, Bahlil juga menyinggung rekam jejak panjang Golkar dalam perpolitikan nasional. Ia menyebut Golkar memiliki pengalaman puluhan tahun dalam memenangkan pemilu dan memimpin pemerintahan.

“Selama 32 tahun negara ini dipimpin oleh Golkar, dengan segala plus minusnya. Itu bukti bahwa kita punya pengalaman panjang dalam membangun bangsa,” ujarnya.
Bahlil berharap kombinasi antara strategi digital yang adaptif dan warisan politik Golkar yang inklusif dapat menjadi energi baru menuju pemenangan Pemilu 2029.

 

Editor : Farida Denura

Parpol Terbaru