Rabu, 14 Januari 2026

Bahlil Tak Akan Mundur: Golkar Tegaskan Tugas Jaga Muruah Negara Adalah Amanah Presiden


  • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:00
  • | Parpol
 Bahlil Tak Akan Mundur: Golkar Tegaskan Tugas Jaga Muruah Negara Adalah Amanah Presiden Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Idrus Marham (tengah). ANTARA/HO-Partai Golkar/pri.

JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM — Partai Golkar menegaskan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak akan mundur selangkah pun dalam menjalankan tugas yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menyebut Bahlil memegang teguh arahan Presiden yang berlandaskan Pancasila dan semangat kebangsaan dalam menjaga kehormatan negara.

“Konstruksi berpikir Pak Prabowo itu mengajak kita menyadari bahwa Indonesia ini rumah besar bangsa yang harus dirawat,” ujar Idrus di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Idrus, upaya menjaga “rumah besar” itu harus dilakukan dengan semangat gotong royong, solidaritas, dan nasionalisme, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Tegas tapi Berpihak ke Rakyat

Idrus menilai berbagai kebijakan Bahlil di sektor energi menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada rakyat, bukan pada kelompok tertentu. Ia menyebut keberanian Bahlil menjalankan kebijakan dengan adil adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik sebagai pembantu Presiden.

“Memperjuangkan keadilan harus dengan cara adil, memperjuangkan demokrasi harus dengan cara demokratis. Bukan dengan fitnah atau kebencian,” tegasnya.

Serangan di Medsos dan Respons Golkar

Belakangan, sejumlah akun media sosial menyoroti Bahlil dengan framing negatif. Idrus menilai hal itu sebagai “paradoks demokrasi” di era kebebasan berpendapat yang sering disalahgunakan.

Dua organisasi sayap Golkar, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), pun sempat mendatangi Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri pada Senin (20/10/2025) untuk melakukan konsultasi hukum.

Mereka menyampaikan keberatan atas unggahan yang dianggap menghina Bahlil, karena dinilai melanggar UU ITE Pasal 27 dan 28, serta Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Namun Idrus menegaskan, langkah tersebut bukan perintah partai maupun Bahlil secara pribadi.

“Tidak ada kebijakan partai untuk melapor, apalagi perintah dari Ketua Umum. Ini murni ekspresi anak muda yang ingin menjaga muruah organisasi dan pemimpinnya,” kata Idrus dikutip Antara.

Pihak kepolisian juga memastikan AMPG dan AMPI baru melakukan konsultasi hukum, belum mengajukan laporan resmi.

Bahlil: Saya Sudah Biasa Dihina Sejak Kecil

Menanggapi serangan di media sosial, Bahlil akhirnya buka suara. Ia mengaku tidak tersinggung dengan hinaan pribadi yang ditujukan padanya.

“Saya memang sudah biasa dihina sejak kecil. Saya bukan anak pejabat, bukan anak orang kaya. Saya hanya anak kampung, jadi hinaan itu sudah biasa sejak saya SD,” kata Bahlil di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Namun ia menegaskan, meski tidak mempermasalahkan hinaan pribadi, dirinya tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang mencoba mengintervensi kebijakan negara.

“Saya tidak akan biarkan siapa pun mengganggu arah kebijakan negara, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral,” tegas Bahlil.

Dengan sikap teguh itu, Partai Golkar menilai Bahlil tetap berada di jalur yang benar: menjalankan amanah Presiden dan menjaga kehormatan bangsa di tengah dinamika politik yang kian terbuka.

Editor : Farida Denura

Parpol Terbaru