Rabu, 14 Januari 2026

Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi DPR untuk Golkar di Pemilu 2029


  • Minggu, 24 Agustus 2025 | 23:30
  • | Parpol
 Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi DPR untuk Golkar di Pemilu 2029 Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Tengah di Palu, Minggu (24/8/2025). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

PALU, POLITIK.ARAHKITA.COM – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa target utama partai di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 adalah menambah jumlah kursi di DPR RI. Arahan ini disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Tengah di Palu, Minggu (24/8/2025).

“Kalau sekarang ada 102 kursi di DPR RI, maka Pemilu 2029 harus lebih dari itu. Berapanya nanti, kita akan lihat,” ujar Bahlil.

Menurutnya, keberhasilan seorang ketua umum partai dapat diukur dari sejauh mana ia mampu meningkatkan perolehan kursi di parlemen. Dalam sejarah Golkar pascareformasi, hanya dua ketua umum yang berhasil menorehkan capaian tersebut, yakni Akbar Tanjung pada Pemilu 2004 dan Airlangga Hartarto pada Pemilu 2024.

“Kalau kursi partai turun di bawah kepemimpinan saya, itu artinya prestasi tidak bagus. Kalau itu terjadi, saya juga harus tahu diri,” tegasnya.

Kreativitas Politik Jadi Kunci

Bahlil menekankan, untuk meraih tambahan kursi, Golkar harus hadir dengan strategi kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, partai bukan hanya wadah politik, melainkan instrumen perjuangan untuk kesejahteraan, pemerataan pembangunan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila.

Apresiasi untuk Golkar Sulawesi Tengah

Dalam kesempatan itu, Bahlil memberikan apresiasi kepada kepemimpinan M. Arus Abdul Karim yang mampu membawa Golkar Sulawesi Tengah meraih hasil positif pada Pemilu 2024. Dari 13 daerah di Sulteng, sembilan kepala daerah dan wakil kepala daerah berasal dari kader Golkar, serta dua kader berhasil duduk di DPR RI.

Atas pencapaian tersebut, Bahlil memberikan kepercayaan kepada Arus Abdul Karim untuk kembali memimpin Golkar Sulteng periode 2025–2030. Namun, ia mengingatkan bahwa amanah tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kursi di DPRD kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.

“Golkar ini partai tua, jadi tidak ada gunanya menang tetapi kursi berkurang. Yang terpenting adalah jumlah kursi naik di setiap tingkatan,” tegas Bahlil dikutip Antara.

Editor : Farida Denura

Parpol Terbaru