Loading
Ketua DPR Puan Maharani menunjukan reaksi setelah ditanya viral video Gibran Rakabuming Raka cueki sejumlah menteri saat acara di Kawasan Batujajar, Bandung, MInggu (10/8/2025). (Suara.com/Bagaskara)
JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM – Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, mengajak publik menunggu pengumuman nama Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru PDIP yang akan diputuskan langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, keputusan tersebut akan menjadi kejutan besar bagi partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Pasti akan ada kejutan, ya. Kita tunggu saja nanti," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/8/2025).
Pernyataan ini disampaikan menyusul berakhirnya jabatan Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP. Hasto resmi lengser setelah menerima amnesti dari Presiden RI Prabowo Subianto dan bebas dari rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (1/8/2025).
Saat ini, jabatan Sekjen PDIP sementara dipegang langsung oleh Megawati Soekarnoputri. Keputusan perangkapan jabatan tersebut diumumkan pada pelantikan pengurus DPP PDIP periode 2025–2030 usai Kongres VI PDIP di Bali, Sabtu (2/8/2025).
Puan Persilakan Kader yang Pindah ke PSI
Selain membicarakan soal Sekjen baru, Puan juga menanggapi kabar adanya tiga kader PDIP yang memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menegaskan, partainya tidak akan menghalangi langkah tersebut.
"Kalau ada satu, tiga, atau berapa pun jumlahnya, yang sudah tidak berkeinginan untuk ada di PDI Perjuangan, monggo saja," kata Puan dikutip Antara.
Tiga nama yang dimaksud adalah Ginda Ferachtriawan, Dyah Retno Pratiwi, dan mantan anggota DPRD Solo, Wawanto.
PSI Rebranding Jadi Partai Super Tbk
PSI sendiri baru-baru ini melakukan rebranding besar-besaran dengan mengganti nama menjadi Partai Super Tbk. Perubahan itu diumumkan dalam Kongres yang digelar pada 19–20 Juli 2025 di Solo, di mana Kaesang Pangarep kembali terpilih sebagai Ketua Umum untuk periode 2025–2030.
Kongres tersebut juga dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang disebut-sebut akan menjabat sebagai Dewan Pembina. Identitas partai pun berubah: lambang mawar berganti menjadi kepala gajah merah, menandai era baru partai tersebut.