Loading
Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) saat menerima cenderamata berupa lukisan dalam acara Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)
SOLO, POLITIK.ARAHKITA.COM – Momen istimewa terjadi di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 saat Presiden RI Prabowo Subianto menerima cenderamata unik berupa lukisan karya seniman Lugas Syllabus. Acara ini digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Minggu malam, 20 Juli 2025.
Lukisan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, yang juga putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Momen penyerahan cenderamata ini terekam dalam siaran langsung kanal YouTube resmi PSI.
Yang membuat lukisan ini istimewa adalah material utamanya—sejumput tanah dari 38 provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Tanah-tanah tersebut diramu menjadi satu komposisi warna yang merepresentasikan kekayaan dan keberagaman Nusantara.
Secara visual, lukisan tersebut menggambarkan sosok Prabowo mengenakan kacamata hitam, memegang tongkat komando, didampingi seekor kuda dengan latar belakang sinar matahari yang menyala terang. Sebuah gambaran simbolik tentang kepemimpinan dan harapan baru.
Dalam acara yang dihadiri ribuan kader PSI dari berbagai daerah ini, turut diputar pula video yang menyoroti hubungan harmonis antara Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo—sebuah narasi kebangsaan yang terus dibangun jelang periode pemerintahan baru.
Seniman di balik karya ini, Lugas Syllabus, dikenal sebagai seniman asal Yogyakarta yang karyanya kerap menyoroti ironi kehidupan masyarakat modern. Lewat gaya lukisan dan pahatan yang khas, Lugas menyisipkan kritik sosial dan semangat kebudayaan dalam setiap karya.
Kaesang Kembali Terpilih, PSI Lakukan Rebranding Besar-Besaran
Kongres PSI 2025 berlangsung selama dua hari, pada 19–20 Juli. Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah terpilihnya kembali Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025–2030. Kaesang menang lewat sistem e-vote dengan perolehan 65,28 persen suara, mengungguli dua kandidat lainnya: Ronald A. Sinaga (22,23%) dan Agus Mulyono Herlambang (12,49%).
Tak hanya pemilihan ketua umum, Kongres kali ini juga mencatat sejarah lewat agenda rebranding besar-besaran. PSI resmi mengubah nama menjadi Partai Super Tbk dan meluncurkan logo baru berbentuk gajah merah-hitam, simbol kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi tantangan politik ke depan dikutip Antara.