Loading
Zainudin saat membuka Rapat Kerja Daerah DPD PAN Kota Bandar Lampung 16 April lalu (@bangzainhs).
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lampung terkait penangkapan adiknya selaku Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, oleh KPK.
“Sebagai kakak, saya memohon maaf kepada masyarakat Lampung Selatan khususnya dan seluruh masyarakat Lampung atas apa yang terjadi,” ujar Zul, sapaannya, melalui keterangan tertulis, Jumat (27/7).
Zulkifli mengaku prihatin atas kasus tersebut.Menurut dia, sejak kecil mereka sekeluarga dididik untuk berlaku jujur.Karena itu, ia menganggap penangkapan ini sebagai ujian. Selanjutnya, Zulkifli menyerahkan sepenuhnya kasus yang menimpa adiknya itu kepada proses hukum.
Zulkili dibesarkan sembilan bersaudara dari pasangan Hasan dan Siti Zaenab. Mereka merupakan keluarga asli Lampung Selatan. Zulkifli merupakan anak nomor dua, sedang Zainudin nomor tiga.
Ia meminta sang adik bersikap kooperatif kepada KPK. “Saya percaya KPK akan bertindak profesional,” kata Ketua MPR itu.
KPK dikabarkan menangkap Bupati Lampung Selatan pada Jumat. Dalam operasi tangkap tangan, petugas KPK menemukan uang Rp 700 juta yang diduga sebagai bukti transaksi suap.
Diduga, uang tersebut merupakan suap kepada kepala daerah terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Tengah. Selain bupati, ada 11 orang lainnya yang juga ditangkap petugas KPK.
Mereka berasal dari unsur anggota DPRD, pihak swasta, dan beberapa orang yang diduga terkait dengan perkara korupsi. Penangkapan berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari. Saat ini, pihak-pihak yang ditangkap sedang dalam pemeriksaan oleh penyelidik KPK.
Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 9 jam di Polda Lampung, Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan dibawa ke kantor KPK di Jakarta. Selain Bupati Lampung Selatan, terdapat sejumlah nama lain yang ikut tertangkap KPK. Mereka diduga terkait setoran fee proyek pembangunan infrastruktur di Lampung Selatan. “Ya mbak ada tiga orang, salah satunya Bupati Lampung Selatan,” ujar Kapolda Lampung Irjen Suntana.
Suntana enggan menjelaskan detail penangkapan tersebut. Namun saat bersamaan, tim KPK melakukan penggeledahan di ruang kerja bupati Lampung Selatan, Kadis PU, dan Kadis Pendidikan.
Hasil penggeledahan itu, tim membawa berkas dari ruang kerja sang bupati. Keterangan dari KPK, dalam OTT bupati Lampung Selatan, diamankan uang Rp 700 juta terkait proyek infrastruktur. “Tim mengamankan uang Rp 700 juta dalam pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000,” tutur Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangannya.
Saat tiba di Gedung KPK. Zainudin tampak tenang dan jauh dari kata tegang.
Zainudin Hasan lahir di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan pada 12 Januari 1965. Zainudin Hasan pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Lampung berpasangan dengan Herman HN sebagai calon Gubernur Lampung periode 2014-2019, namun gagal.
Saat ini Zainudin Hasan menjabat sebagai Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung. Sebelum terjun dan dikenal sebagai sosok politisi, Zainudin pernah menjadi dosen, pengacara, dan juga pengusaha.
SAUDARA KANDUNG ZULKIFLI HASAN:
1. KR. Herli
2. Zulkifli Hasan
3. Zainudin Hasan
4. Siti Zubaidah
5. Ahmat Fatoni
6. Munawaroh
7. M Hazizi
8. H Helmi Hasan SE
9. M Fauzii
PROFIL ZAINUDIN HASAN
* Lahir di Lampung,12 Januari 1965.
* 1971-1977: SDN Kertajaman Lampung Selatan
* 1977-1981: SMP Penengahan Lampung Selatan
* 1981-1984: SMAN Kalianda Lampung Selatan, SMAN 53 Jakarta Timur
* 1992-1996: S1 Fakultas Hukum Univ Ibnu Khaldun
* 1998-2002: S2 Fakultas Hukum Univ Jaya Baya
* 2002-2005: S3 Manajen Pendidikan Univ Negeri Jakarta
PENGALAMAN ORGANISASI:
1997-2003: Bendahara LBH UIC Jakarta
1999-2005: Fungsionaris DPP Partai Golkar
1999-2006: Pengurus himpunan advokat dan Pengacara Indonesia
2003: Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung
2004: Ketua DPR Partai Golkar Lampung
2006: Ketua DPW PAN Lampung
PENGALAMAN PEKERJAAN
1998: Direktur PT. Batin Eka Perkasa Jakarta, Advocaat
2000: Dirut PT Panamas
2003: Dosen FH Ibnu Khaldun
2005: Dosen UIN Bandung, Dosen Universitas Jambi
2016-2021: Jadi Bupati Lampung Selatan