Loading
KPU menggelar rapat pleno pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) bersama perwakilan 38 KPU Provinsi, perwakilan DPP Partai, dan sejumlah kementerian di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (17/12/2025). ANTARA/Muhammad Rizki
JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) menetapkan 211.865.861 pemilih dalam rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tingkat nasional semester II 2025.
"Total jumlah pemilih laki-laki dan perempuan di dalam negeri dan di luar negeri sebanyak 211.865.861 pemilih. Itu tadi rekapitulasi data pemilih kita, hasil pemutakhiran berkelanjutan untuk semester II Tahun 2025," ujar Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Pemutakhiran ini mencakup data dari 38 provinsi selama enam bulan terakhir. Setiap KPU daerah menjabarkan daftar pemilih tetap (DPT) berdasarkan kabupaten/kota, kecamatan/kelurahan, jumlah laki-laki, perempuan, dan total gabungan.
"Sebagaimana pemutakhiran yang sudah dilaksanakan, ini sudah dihasilkan dari proses rekap di tingkat kabupaten yang plenonya dilakukan di provinsi. Provinsi sudah menggelar pleno terbuka, dan rekap dari masing-masing provinsi akan kami tetapkan hari ini," tambah Afifuddin.
Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan pemutakhiran dilakukan melalui sinkronisasi DPT Pilkada 2024 dengan data kependudukan dari Kemendagri.
"Kerja-kerja teman-teman KPU kabupaten/kota dan provinsi adalah data diturunkan oleh KPU RI setelah sinkronisasi DPT terakhir Pilkada 2024. Data yang kami terima dari Kemendagri diperbarui setiap periode," ujar Betty.
KPU juga bekerja sama dengan Kemenlu untuk menyandingkan data DPT dalam dan luar negeri berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Basis DPT luar negeri mengacu pada Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diolah untuk daftar pemilih luar negeri (PPLN).
"Data luar negeri langsung dikerjakan KPU bekerja sama dengan Kemenlu. Data diperbarui dari DP4 luar negeri dan disandingkan dengan data dalam negeri. Yang ber-NIK bisa disandingkan, yang tidak ber-NIK kami andalkan data dari Kemenlu," jelas Betty.
Rincian demografi pemilih semester II 2025:
1. 514 kabupaten/kota,
2. 7.285 kecamatan,
3. 83.737 kelurahan,
4. 129 perwakilan negara.