Loading
Tangkapan layar - Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden/pri.
JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengumumkan bahwa jumlah anggota legislatif perempuan di DPR periode 2024–2029 mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah parlemen Indonesia. Berdasarkan data resmi, keterwakilan perempuan kini berada di angka 21,9 persen, setara dengan 127 dari total 580 kursi DPR RI.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
“Keterwakilan perempuan di DPR RI periode 2024–2029 mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Ini sebuah kemajuan, namun belum mencapai target minimal 30 persen yang menjadi semangat afirmasi kesetaraan gender dalam politik Indonesia,” tegas Puan.
Perempuan dan Harmoni Kehidupan Berbangsa
Sebagai perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI, Puan menegaskan bahwa suara perempuan merupakan bagian penting dari harmoni kehidupan bangsa. Menurutnya, tanpa peran perempuan, melodi peradaban akan kehilangan keseimbangan.
Ia juga mengutip lagu legendaris "Imagine" karya John Lennon yang dirilis pada 1971, sebagai gambaran ideal dunia di mana laki-laki dan perempuan memiliki ruang dan tanggung jawab yang sama.
“Perempuan berhak menduduki jabatan publik dan negara di semua tingkatan. Dunia yang ideal adalah ketika perempuan dan laki-laki berbagi kuasa dan tanggung jawab demi kemajuan bersama,” kata Puan.
Sidang Tahunan MPR 2025: Momentum Menjelang HUT RI ke-80
Sidang Tahunan MPR RI 2025 sekaligus Sidang Bersama DPR dan DPD ini juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan laporan kinerja lembaga negara serta pidato kenegaraan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI bertema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju".
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, melaporkan bahwa sidang dihadiri 604 dari 732 anggota MPR, yang terdiri dari anggota DPR dan DPD. Kehadiran tersebut memenuhi syarat kuorum sesuai tata tertib yang berlaku.
Dengan ketukan palu sidang, Muzani resmi membuka acara tersebut untuk umum, menandai dimulainya rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun inI.