Loading
Kongres Luar Biasa (KLB) 2025 Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) di Jakarta, Kamis (19/6/2025). ANTARA/HO-Humas BaraJP.
JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM - Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini ditegaskan langsung oleh Frans Ansanay yang baru saja terpilih sebagai Ketua Umum BaraJP melalui Kongres Luar Biasa (KLB) 2025.
Dalam pernyataannya, Frans menyebut bahwa salah satu fokus utama yang akan mereka dorong adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, program ini bukan hanya bermanfaat untuk siswa di semua jenjang pendidikan, tapi juga dapat menggerakkan ekonomi rakyat.
“Program perbaikan gizi adalah kerja keras yang wajib didukung secara kolektif agar menjangkau masyarakat luas,” ujar Frans di Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Selain soal gizi, Frans juga menekankan pentingnya peran relawan BaraJP dalam mendorong gerakan literasi nasional. “Pengurus di 38 provinsi wajib ambil bagian dalam agenda besar pemerintahan Prabowo-Gibran. Di saat bersamaan, kita harus membangun budaya membaca, menulis, mendengar, dan berbicara secara masif,” tambahnya.
Dukungan Solid dari Seluruh Daerah
Komitmen ini dikuatkan oleh kehadiran seluruh perwakilan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dari 38 provinsi dalam KLB 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis malam. Dalam acara yang juga memperingati Hari Ulang Tahun ke-12 BaraJP ini, seluruh peserta menyatakan dukungan satu suara terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
KLB tersebut merupakan amanat dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BaraJP 2024 dan menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Sidang KLB dipimpin oleh Ketua Umum pertama BaraJP, Sihol Manulang, dan dihadiri oleh ketua umum periode 2021–2025, Utje Gustaaf Patty. Dari lima bakal calon ketua umum yang semula mencalonkan diri, keempat calon lainnya memutuskan mundur dan memberikan dukungan aklamasi kepada Frans Ansanay.
“Dengan hanya satu calon tersisa, maka sidang secara aklamasi menetapkan Frans Ansanay sebagai Ketua Umum BaraJP,” kata Sihol sambil mengetuk palu sidang dikutip dari Antara.
Transformasi BaraJP: Dari Jokowi Menuju Jalan Perubahan
BaraJP didirikan pada 15 Juni 2013 dengan nama awal Barisan Relawan Jokowi Presiden. Namun sejak Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden, organisasi ini bertransformasi menjadi Barisan Relawan Jalan Perubahan. Kini, BaraJP menjadi wadah tunggal relawan yang berkomitmen terhadap agenda pembangunan nasional di era baru pemerintahan.