Rabu, 14 Januari 2026

Ke Istana Negara, AHY Sampaikan Terimakasih dan Memuji Pidato Presiden Jokowi di Pemakaman Ibunya


 Ke Istana Negara, AHY Sampaikan Terimakasih dan Memuji Pidato Presiden Jokowi di Pemakaman Ibunya Kedua Putra SBY, AHY dan Ibas Didampingi Istri Masing-Masing, Bersilaturahmi ke

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM – Kedua Putra mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, bersilaturahmi ke Presiden Jokowi di Istana Negara. Keduanya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) datang bersama. Keduanya datang didampingi istri masing-masing, Annisa Pohan dan Aliya Rajasa.

Dalam pertemuan silaturami itu, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan putranya Kaesang Pangarep. 

AHY  menyebut kedatangannya di Istana Negara untuk berlebaran merupakan silaturahmi keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan keluarga Presiden Joko Widodo.

Kepada media, AHY enggan menyebut jika ada pembicaraan politik dalam pertemuan itu.

"Tidak ada sama sekali (pembicaraan politik), ini adalah sebuah silaturahim antar dua  keluarga, keluarga SBY dengan keluarga Jokowi. Ini adalah silaturahmi yang harus dijaga, dipelihara.  Mudah-mudahan semakin kita menjaga silaturahmi ini semakin banyak kebaikan untuk kita semuanya," kata AHY usai menemui Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/6/2019).

AHY yang juga Ketua Kogasma Demokrat mengatakan, kunjungan silaturahmi ke Istana saat lebaran merupakan tradisi. Lebaran tahun sebelumnya, AHY juga datang ke Bogor, Jawa Barat.

"Silaturahim dengan bapak Presiden Jokowi, Ibu Iriana dan putra Beliau, tadi ada Mas Kaesang, dan tentunya ini merupakan tradisi yang kami lakukan. Tahun lalu datang ke Istana Bogor, dua tahun sebelumnya juga datang ke sini juga," ujarnya.

"Dan tahun ini juga meski sedikit terlambat karena tadi harus ziarah dulu, tapi saya berterimakasih Pak Presiden dan Ibu Negara menerima kami dengan sangat baik, dengan suasananya sangat kekeluargaan, saya tahu beliau persiapan menuju Solo," lanjut AHY.

Selain menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri, AHY juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara pada pemakaman Ani Yudhoyono.

"Saya menyampaikan Idul Fitri dan ucapan terimakasih atas kesediaan beliau menjadi inspektur upacara dalam sebuah prosesi pemakaman militer yang begitu terhormat bagi Ibunda kami tercinta Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono," tutur AHY.

AHY mengatakan, Presiden Jokowi, dalam pertemuan tersebut juga menitipkan pesan untuk SBY yang baru kehilangan isteri tercinta Kristina Herawati (Ani Yudhoyono) sehingga tidak sempat ke istana Negara. Presiden Jokowi, kata AHY, turut mendoakan SBY selalu sehat dan tegar setelah ditinggal pergi oleh almarhum istrinya, Ani Yudhoyono.

"Karena kita tahu sendiri ayahanda kami tercinta juga sangat merasa kehilangan, sangat wajar, 46 tahun bersama-sama ibu Ani, dan ketika secara mengagetkan Ibu Ani dipanggil Yang Maha Kuasa. Tentunya ada kehampaan itu," tuturnya.

"Ini adalah sebuah silaturahim antar dua keluarga, keluarga SBY, dengan keluarga Jokowi. Ini adalah silaturahmi yang harus dijaga, dipelihara," ujar AHY.

"Mudah-mudahan semakin kita menjaga silaturahmi ini, semakin banyak kebaikan untuk kita semuanya," sambungnya.

Menurut AHY, baik Jokowi maupun Iriana juga berpesan agar keluarganya bisa terus bersama menyemangati SBY melewati hari-hari tanpa Ibu Ani Yudhoyono.

"Tapi Insyaallah kami terus tegar dan menata hati termasuk menyongsong hari esok yang lebih baik walaupun tanpa hadirnya Ibu Ani di sampimg kami," ujarnya.

 Puji Pidato Pelepasan Jokowi

Putra sulung SBY ini juga menyampaikan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memimpin upacara pemakaman Ani Yudhoyono. AHY mengatakan pidato Jokowi mengharukan dan menyentuh hati bagi mereka sekeluarga. 

"Pidato beliau juga yang sangat mengharukan, menyentuh hati kami, bahkan menggunakan istilah 'Flamboyan telah pergi tetapi akan selalu di hati', kami meneteskan air mata," kata AHY usai menemui Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/6/2019).

AHY mengungkapkan, istilah flamboyan yang digunakan Jokowi pun membuat keluarganya meneteskan air mata. Dia menjelaskan, flamboyan memang merupakan panggilan yang diberikan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Ani Yudhoyono. 

"Itu sejak beliau taruna di Akademi Militer, jadi ibu Ani itu dibuatkan puisi dengan judul Flamboyan. Dan kemarin kembali diangkat dalam proses pemakaman itu. Hal itu menghadirkan kembali banyak sekali memori kenangan bahwa memang Ibunda Ani itu seorang yang teguh kuat, inspiratif, dan Insya Allah selalu menyayangi keluarga serta masyarakat Indonesia di manapun berada," tuturnya.

"Jadi saya ucapkan terimakasih sekali lagi kepada beliau yang telah berkenan memberikan sambutan ataupun salam perpisahan mewakili seluruh rakyat Indonesia," lanjutnya.*

Politik Terbaru