Rabu, 14 Januari 2026

Datangi KPU, Sekjen Partai Demokrat Sampaikan Pesan dari SBY


 Datangi KPU, Sekjen Partai Demokrat Sampaikan Pesan dari SBY Sekjend Partai Demokrat Hinca Panjaitan

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyampaikan pesan Ketua Umum Partai  Demokrat Soesilo Bambang Yudoyono ketika mendatangi Komisi Pemilihan Umum, bersama tim dari BPN  Prabowo-Sandi, Kamis, (15/4/2019).

Diceritakan, sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumpulkan sejumlah petinggi Demokrat di Singapura, Sabtu, 20 April 2019.  Menurut Hinca Pandjaitan bahwa pertemuan itu untuk memberikan informasi mengenai kondisi politik di Indonesia. 

"Cuma update saja, karena beliau lagi di sana (Singapura)," ujar Hinca.

SBY, kata Hinca menitipkan pesan kepada kader Demokrat untuk mendukung KPU supaya bekerja dengan baik. Ia juga meminta KPU memperhatikan saran masyarakat.

"Jadi apa yang kami sampaikan hari ini adalah bagian dari yang diminta Pak SBY. Kami harus sampaikan itu."

SBY menginstruksikan agar kader partai mengantisipasi ketegangan politik seusai Pemilu 2019. Partai Demokrat menilai situasi politik seusai pemungutan suara Pemilu 2019 menunjukkan ketegangan dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan.

Instruksi SBY itu dikeluarkan seusai Prabowo dan Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024  pada Kamis sore pekan lalu, 18 April 2019.

"Sehubungan dengan perkembangan situasi politik pascapemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita, saya instruksikan kepada pejabat tersebut, untuk secara terus-menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di Tanah Air." Demikian instruksi SBY.

Ketua Umum Partai Demokrat juga memerintahkan agar pengurus dan kader tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan Undang-Undang yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan Partai Demokrat.

Politik Terbaru