Rabu, 14 Januari 2026

Myanmar Bersiap Gelar Pemilu Bertahap hingga Januari 2026


 Myanmar Bersiap Gelar Pemilu Bertahap hingga Januari 2026 Pemungutan suara di Myanmar. (Foto: Anadolu)

MYANMAR, POLITIK.ARAHKITA.COM — Pemerintah Myanmar tengah bersiap menggelar pemilihan umum nasional yang akan berlangsung secara bertahap. Pemilu ini dirancang dalam tiga fase, dengan tahap kedua dijadwalkan pada 11 Januari 2026 dan tahap ketiga menyusul pada 25 Januari 2026.

Secara keseluruhan, pemilu akan mencakup 692 daerah pemilihan di seluruh wilayah Myanmar. Lebih dari 5.000 kandidat dari 57 partai politik tercatat ikut bersaing memperebutkan kursi legislatif, baik di Pyithu Hluttaw (Majelis Rendah), Amyotha Hluttaw (Majelis Tinggi), maupun parlemen negara bagian dan daerah.

Pemilu ini menjadi penentu komposisi Parlemen Persatuan serta parlemen tingkat daerah. Setelah parlemen terbentuk, anggota terpilih akan memilih presiden baru, yang selanjutnya membentuk pemerintahan persatuan periode berikutnya.

Komisi Pemilihan Umum Myanmar menyebutkan, sedikitnya 21.517 tempat pemungutan suara (TPS) telah disiapkan secara nasional guna mendukung kelancaran proses pemilihan.

Berbeda dari pemilu sebelumnya, Myanmar untuk pertama kalinya menerapkan sistem proporsional anggota campuran atau mixed-member proportional (MMP). Sistem ini mengombinasikan metode first-past-the-post dengan perwakilan proporsional, dengan tujuan menciptakan hasil pemilu yang lebih merepresentasikan suara pemilih.

Selain itu, pemilu kali ini juga memperkenalkan penggunaan Mesin Pemungutan Suara Elektronik Myanmar (MEVM) sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem pemilihan dilansir Antara.

Kementerian Informasi Myanmar menyampaikan bahwa warga negara yang bermukim di luar negeri telah menyalurkan hak pilihnya melalui mekanisme pemungutan suara awal di sejumlah kedutaan besar dan konsulat. Sementara itu, tim pemantau pemilu dari berbagai negara telah tiba untuk mengawasi jalannya proses pemungutan suara.

Sebagai catatan, pemilu terakhir di Myanmar digelar pada November 2020, menjadikan pemilu kali ini sebagai momentum penting dalam peta politik nasional negara tersebut.

Editor : Farida Denura

Politik Terbaru