Loading
Kapolda Irjen Idham Azis saat bersama para pengemudi Ojek Online yang berunjuk rasa di DPR (@humas.pmj)
Ketua DPR Bambang Soesatyo membeberkan bahwa dirinya mendengar Kapolri Jenderal Polisi Tito Kacalon wakil Kapolri menggantikan Komjen Pol Syafruddin yang telah menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB).
"Saya mendengar bahwa Kapolri sudah mengajukan nama Irjen Pol Idham Azis," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan informasi yang diperolehnya adalah Idham Azis akan menjadi wakapolri . Namun jadi atau tidak, tergantung keputusan Presiden Jokowi.
Bambang menjelaskan dirinya tidak tahu apakah ada beberapa nama lain selain Idham Azis yang menjadi kandidat wakapolri. "Saya tidak tahu apakah ada beberapa nama namun yang saya dengar hanya Idham Azis," ujarnya.
Dia menegaskan untuk posisi wakapolri, tidak ada sangkut pautnya dengan DPR karena diputuskan oleh Kapolri.
Sebelumnya, Asman Abnur mengundurkan diri sebagai MenPAN RB karena partainya yaitu PAN mendukung pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
Dalam perkembangannya, Presiden Jokowi menunjuk Wakapolri Komjen Pol Syafruddin sebagai MenPAN Rb.
Laman ensiklopedia bebas Wikipedia sempat menampilkan profil Irjen Pol Idham Azis sebagai wakil kepala Polri. Namun hanya berselang jam kemudian, laman tersebut kembali berubah menampilkan Idham Azis sebagai Kapolda Metro Jaya, jabatan yang saat ini diembannya.
Saat mengakses laman Wikipedia yang menampilkan Idham Azis sebagai Wakapolri sekitar pukul 14.50 WIB, Kamis (16/8). Laman ensiklopedia Wikipedia diketahui bisa diubah oleh siapapun.
Sejumlah nama dikabarkan masuk bursa pendamping Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Nama-nama itu, sebut saja Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Inspektur Pengawasan Umum Komjen Putut Eko Bayuseno, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Moechgiyarto.
Di antara nama-nama yang muncul, Idham Azis sosok yang paling kuat bakal dipilih Tito untuk naik jabatan dari Kapolda Metro Jaya menjadi Wakapolri.
JEJAK KARIER IDHAM AZIS
02-12-1988 : Pamapta Kepolisian Resor Bandung
15-01-1989 : Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung
28-04-1991 : Kepala Kepolisian Sektor Dayeuhkolot Resor Bandung
05-04-1993 : Kepala Kepolisian Majalaya Resor Bandung Kepolisian Wilayah Priangan
01-07-1999 : Kepala Unit VC Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya
27-08-2001 : Wakil Kepala Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya
08-05-2002 : Perwira Menengah Sekolah Staf & Kepemimpinan Dediklat Polri
14-12-2002 : Kepala Satuan I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya
25-02-2003 : Kepala Satuan III/UM Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya
10-09-2004 : Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat
14-10-2004 : Inspektur Bidang Operasi Inspektorat Wilayah Daerah Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
03-06-2005 : Kepala Unit Pemeriksaan Sub Detasemen Investigasi Densus/Anti-Teror
17-01-2006 : Kepala Unit IV Direktorat I/Keamanan & Transnasional Badan Reserse Kriminal Polri
09-06-2008 : Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti-Teror Badan Reserse Kriminal Polri
19-12-2008 : Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat
17-10-2009 : Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya
29-09-2010 : Wakil Kepala Densus 88/Anti-Teror Polri
25-03-2013 : Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri
03-10-2014 : Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
28-02-2016 : Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri
23-09-2016 : Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri
20-07-2017 : Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya