Rabu, 14 Januari 2026

Bom di Universitas Riau Terkait Penyerangan Mapolda Riau?


  • Minggu, 03 Juni 2018 | 10:43
  • | News
 Bom di Universitas Riau Terkait Penyerangan Mapolda Riau? Suasana Kampus Fisip Universitas Riau, pasca penggeledahan

 Detasemen Khusus 88 Antiteror bersama dengan Polda Riau menyita empat unit bom rakitan berdaya ledak tinggi dari hasil penggerebekan di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Riau.

"Ada beberapa barang bukti yang dikumpulkan, di antaranya empat bom yang siap untuk diledakkan," kata Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Nandang dalam konferensi pers di Pekanbaru, Sabtu (2/6) malam.

Kapolda menyebutkan keempat bom tersebut memiliki daya ledak tinggi, setara dengan bom yang meledak di sejumlah titik di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Selain empat bom rakitan, dia mengatakan bahwa polisi juga turut menyita sejumlah bahan peledak lainnya.

Menurut Nandang, bahan-bahan peledak tersebut sangat sensitif.

Bahan peledak dan bom itu, kata dia, sengaja dirakit oleh tiga terduga teroris masing-masing berinisial Z, B, dan K. Ketiganya merupakan alumni perguruan tinggi negeri tersebut masing-masing angkatan 2002, 2004, dan 2005.

Saat ini, katanya lagi, keempat bom tersebut telah dijinakkan oleh tim Gegana Brigade Mobil Polda Riau.

"Sekarang sudah dijinakkan bom tersebut," ujarnya.

Nandang mangatakan masih akan terus melakukan pengembangan, apakah ketiga terduga teroris yang diamankan tersebut ada kaitannya dengan serangan yang terjadi di Mapolda Riau pada 14 Mei 2018 lalu.

"Nanti itu akan dikembangkan lebih lanjut," kata Nandang.

Nandang juga mengatakan hal serupa saat ditanya, apakah terdapat keterlibatan orang lain dalam persiapan pengeboman DPRD Riau dan DPR RI oleh 3 terduga teroris yang merupakan alumni dari Universitas Riau tersebut.

"Nanti itu kita akan kembangkan," kata Kapolda.

Polda Riau sebelumnya telah mengonfirmasi penangkapan tiga terduga teroris dari penggerebekan yang dilakukan Gedung Gelanggang Mahasiswa, Universitas Riau, Sabtu siang.

Dari penggerebekan yang melibatkan personel bersenjata lengkap serta turut menurunkan mobil baracuda dan gegana itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Selain bom yang rencananya akan diledakkan di beberapa titik, turut disita senapan angin, busur panah dua buah berikut delapan anak panahnya.

News Terbaru