Rabu, 14 Januari 2026

Warga NU Diizinkan Berkiprah di Partai Demokrat


 Warga NU Diizinkan Berkiprah di Partai Demokrat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj memberikan pernyataan pers bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Usai menerima kunjungan silaturahim Partai Demokrat di Jakarta, Kamis (25/6/2020). (inilahkoran.com)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj, mengizinkan warga NU berkiprah di Partai Demokrat jika berminat terlibat di kancah politik.

Usai menerima kunjungan silaturahim Partai Demokrat di Jakarta, Kamis (25/6/2020), dia mengatakan NU sifatnya terbuka jika memang ada beberapa warganya yang ingin menjadi kader Partai Demokrat.

"Warga NU silahkan saja, pandai-pandai lah partai Demokrat merayu warga NU, beberapa kader NU yang ingin aktif di kader demokrat silahkan, silahkan," kata dia.

Ia menyambut kedatangan rombongan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang berniat bersilaturahim. Saat menyambut tamunya itu, dia bersama Ketua PB NU Bidang Hukum Perundang-undangan, Robikin Emhas, Wakil Sekretaris Jenderal PB NU, Isfah Abidal Aziz, dan Sekretaris Lembaga Perekonomian NU, Arif Marbun.

Siradj mengatakan, ada beberapa hal yang dibincangkan bersama AHY yakni seputar tema umum tentang kepentingan bangsa.

"Dari sisi sosial, pendidikan, kebangsaan dan tantangan-tantangan yang akan kita hadapi pada masa mendatang," kata dia diberitakan Antara.

Terutama, menurut dia, tentang radikalisme baik dari sisi kanan maupun kiri, semua pihak harus mempertahankan keselamatan keutuhan, kepribadian, jati diri bangsa.

"Ini kewajiban bersama tidak bisa hanya satu pihak tapi bersama-sama, baik dari pemerintah, partai politik dan juga kekuatan civil society yang harus menjaga keutuhan keselamatan bangsa ini," ujarnya.

Editor : Farida Denura

Politik Terbaru