Loading
Direktur Eksekutif ETOS Institute Iskandarsyah. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Direktur Eksekutif ETOS Institute Iskandarsyah menyikapi, beberapa pemberitaan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang disebut berat untuk mendapat restu dari Presiden RI Jokowl Widodo.
Menurutnya, dalam mencari dukungan dari orang nomor 1 di Indonesia itu butuh sebuah proses, Iskandarsyah melihat Airlangga tidak percaya diri saat melewati proses tersebut
"Menyikapi beberapa berita yang disampaikan kawan-kawan media tentang posisi Mas Airlangga yang kelihatannya berat dapat dukungan dari Presiden Jokowi saya berpendapat ini adalah proses, kelihatannya mas Airlangga tidak percaya diri," kata Iskandarsyah kepada media ini melalui WhatsaApp kepada media ini, Jumat (19/7/2019).
Tak hanya itu, Iskandarsyah juga mengomentari terkait pernyataan Airlangga yang mengatakan deklarasi Bambang Soesatyo sebagai Caketum Golkar, prematur terlalu berlebihan.
"Pernyataan Mas Airlangga yang mengatakan deklarasi mas Bamsoet untuk maju menjadi Ketum terlalu prematur, buat saya pernyataan Mas Airlangga terlalu berlebihan,"kata Iskandarsyah.
Ia menilai, deklarasi itu sah saja selama tidak melanggar mekanisme partai. Ia meminta Airlangga tak perlu risau dan galau menyikapi deklarasi Bamsoet.
"Mas Airlangga tak perlu risau dan galau.Biarkan proses ini berjalan mengalir seperti air, mekanisme partai pastinya dua calon ketum partai Golkar ini sama-sama paham dan mengerti, jadi tak perlu dibesar-besarkankan di media," ujarnya.