Selasa, 05 Mei 2026

Prabowo Tegaskan Politik Indonesia Harus Berakar pada Jati Diri Bangsa


 Prabowo Tegaskan Politik Indonesia Harus Berakar pada Jati Diri Bangsa Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2015). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya membangun arah politik nasional yang berakar kuat pada jati diri bangsa. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti perlunya paradigma politik yang tidak sekadar mengadopsi model negara lain. Menurutnya, karakter sosial, budaya, dan sejarah Indonesia menuntut pendekatan politik yang khas dan sesuai kebutuhan rakyat.

“Paradigma baru politik kita harus politik yang khas Indonesia. Kita tidak bisa ikut politik negara lain, karena belum tentu demokrasi Barat cocok dengan kita,” ucap Prabowo.

Ia menilai bahwa pengalaman sejarah menunjukkan Indonesia tidak dapat menerima sistem politik luar negeri secara mentah-mentah. Bahkan, ia menyinggung ironi negara-negara bekas penjajah yang kini kerap memberi ceramah soal demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).

“Mereka mengajarkan demokrasi ke kita, padahal merekalah yang menjajah kita ratusan tahun. Mereka bicara HAM, padahal mereka pula yang dulu melanggar HAM,” ujar Prabowo menambahkan.

Prabowo menekankan bahwa politik Indonesia harus dibangun atas keyakinan terhadap kemampuan bangsa sendiri. Ia mendorong agar seluruh elemen bangsa kembali menghargai sejarah, perjuangan, dan nilai-nilai luhur yang telah membentuk Indonesia.

Tidak hanya itu, ia kembali mengingatkan bahwa demokrasi Indonesia harus memprioritaskan persatuan. Kontestasi politik boleh berlangsung sengit, tetapi setelah pemilu, semua pihak harus kembali bersatu dan bergotong royong.

“Demokrasi kita harus menemukan jalannya sendiri. Persaingan terjadi saat pemilu, tapi setelah itu kita harus bersatu, kompak, dan bekerja sama,” tegasnya dikutip Antara.

Di akhir pidato, Prabowo mengajak seluruh tokoh politik dan masyarakat untuk fokus menghadapi tantangan masa kini dan masa depan, dengan selalu mengedepankan kepentingan rakyat.

Editor : Farida Denura

Politik Terbaru