Loading
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali (tengah) menjawab pertanyaan wartawan disela Rakernas I Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
MAKASSAR, POLITIK.ARAHKITA.COM – Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menghasilkan keputusan strategis yang menegaskan arah konsolidasi partai. Salah satu target utama yang disepakati adalah perolehan 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai fondasi penguatan basis politik ke depan.
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan, target tersebut bukan sekadar angka, melainkan harus diterjemahkan dalam kerja nyata seluruh struktur partai. Mulai dari tingkat ranting hingga pengurus pusat diminta langsung bergerak membangun keanggotaan.
Menurutnya, kerja penguatan organisasi harus dimulai sekarang dan tidak bisa ditunda. Setiap kader, baik yang berencana maju sebagai calon legislatif maupun tidak, diminta berkontribusi aktif dengan merekrut anggota baru. Minimal, setiap kader ditargetkan mengajak 500 orang untuk bergabung dan memiliki KTA.
Arahan tersebut sejalan dengan instruksi Ketua Umum PSI yang menekankan pentingnya kerja politik dari bawah. Struktur partai di tingkat desa dan kelurahan disebut sebagai kunci kekuatan politik jangka panjang, bukan hanya aktivitas elite di tingkat pusat atau daerah.
Selain soal konsolidasi internal, Rakernas PSI juga menegaskan komitmen partai dalam mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu fokus utama adalah keterlibatan aktif kader dalam pengawasan dan penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pengurus wilayah hingga tingkat paling bawah diminta tidak hanya mendukung secara politis, tetapi juga ikut bergotong royong memastikan program tersebut berjalan efektif di lapangan dan tepat sasaran.
Rakernas PSI juga mendapat suntikan semangat dengan kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia yang selama ini dianggap sebagai tokoh panutan bagi kader PSI. Kehadirannya dinilai memberi energi baru sekaligus memperkuat optimisme partai dalam membangun mesin politik yang solid.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun struktur partai yang hidup dan benar-benar bekerja di tengah masyarakat. Menurutnya, target besar hanya bisa dicapai jika PSI memiliki mesin politik yang kuat dari desa hingga pusat.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk ikut turun langsung ke berbagai daerah guna memperkenalkan dan membesarkan partai, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan jika dibutuhkan.