Loading
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Kholid dalam peluncuran program Indonesia Muda Bicara di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA/HO-PKS.
JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi meluncurkan program Indonesia Muda Bicara, sebuah forum yang digagas untuk menjadi ruang aman dan produktif bagi anak muda dalam menyampaikan ide, pandangan, sekaligus berekspresi.
Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid mengatakan, program ini diharapkan dapat membantu anak muda menyusun gagasan secara lebih terarah, tidak sekadar ramai, tetapi juga bernilai.
“Ini adalah forum yang baik untuk menyelesaikan pandangan-pandangan kita, pikiran-pikiran kita, secara sistematis, jenius, dan berbicara dalam konteks,” ujar Kholid dalam peluncuran program Indonesia Muda Bicara di Kantor DPTP PKS, Rabu (22/1/2026).
Menurutnya, semangat lahirnya Indonesia Muda Bicara tak lepas dari fenomena keberanian anak muda bersuara di ruang publik, termasuk saat gelombang demonstrasi Agustus 2025, ketika media sosial menjadi kanal penting yang ikut menggerakkan massa.
Kholid menilai, keberanian anak muda untuk menyampaikan kritik, ekspresi, maupun gagasan justru merupakan tanda sehatnya demokrasi.
“Selama anak-anak muda itu tidak tertahan, tidak mengalami ketakutan dalam berbicara, maka demokrasi di Indonesia akan tetap hidup,” katanya dikutip Antara.
Karena itu, ia menegaskan PKS sebagai partai politik ingin berperan menyediakan “ruang bicara” yang tidak berhenti pada simbol, melainkan menjadi tempat diskusi yang bertumbuh dan berkelanjutan.
“PKS ingin menjadi teman untuk berbicara, teman untuk menyampaikan pandangan,” ucapnya.
Ia pun berharap Indonesia Muda Bicara tidak hanya berjalan sebagai program sesaat, tetapi bisa berkembang menjadi gerakan yang mengakar di kalangan anak muda, serta melahirkan lebih banyak ruang dialog yang sehat di masyarakat.