Selasa, 20 Januari 2026

Diusulkan Jadi Pimpinan BI, Thomas Djiwandono Lepas Status Kader Gerindra


  • Selasa, 20 Januari 2026 | 21:15
  • | Parpol
 Diusulkan Jadi Pimpinan BI, Thomas Djiwandono Lepas Status Kader Gerindra Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra sekaligus Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/12026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Thomas Djiwandono telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai. Kepastian itu disampaikan setelah nama Thomas menguat masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Prasetyo yang juga menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mengatakan, pengunduran diri tersebut dilakukan untuk memenuhi aturan yang melarang anggota partai politik menduduki posisi strategis di bank sentral.

“Pada saat dicalonkan, sudah memenuhi persyaratan-persyaratan,” ujar Prasetyo saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Menurut Prasetyo, Thomas kini sudah tidak lagi berstatus kader, termasuk dari sisi administrasi kepartaian. Ia menyebut Thomas tak lagi memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra.

“Ya, sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai,” katanya.

Meski begitu, Prasetyo belum bisa memastikan kapan tepatnya Thomas menyerahkan pengunduran diri. Ia mengaku masih perlu mengecek ulang administrasi internal terkait tanggal pengajuan tersebut.

“Tanggalnya saya lihat dulu,” ucapnya singkat.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga menyinggung alasan Presiden Prabowo Subianto memasukkan nama Thomas dalam daftar kandidat calon Deputi Gubernur BI. Ia menyatakan, terdapat beberapa tokoh yang dipertimbangkan pemerintah, namun proses seleksi akhirnya mengerucut pada sosok tertentu.

“Ada alasan-alasan tertentu. Kan ada beberapa nama,” ujarnya.

Seperti diketahui, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono belakangan menjadi sorotan publik karena disebut sebagai salah satu tokoh yang diusulkan Presiden Prabowo untuk mengisi kursi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Isu pencalonan itu menguat setelah pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI, yang memuat usulan nama calon pimpinan Bank Indonesia untuk diproses lebih lanjut di parlemen.

Editor : M. Khairul

Parpol Terbaru