Selasa, 20 Januari 2026

Gerindra Jateng Buka Suara soal OTT KPK terhadap Bupati Pati Sudewo


  • Selasa, 20 Januari 2026 | 17:15
  • | Parpol
 Gerindra Jateng Buka Suara soal OTT KPK terhadap Bupati Pati Sudewo Bupati Pati Sudewo. (Antara)

SEMARANG, POLITIK.ARAHKITA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo, yang diketahui merupakan kader partai berlambang burung garuda tersebut.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari KPK sebelum mengambil sikap lebih jauh. Ia menekankan bahwa partai menghormati sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan secara resmi,” ujar Sudaryono di Semarang, Selasa (20/1/2026).

Menurut Sudaryono, asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Ia mengingatkan semua pihak agar tidak terburu-buru menyimpulkan kasus tersebut.

“Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Kita serahkan sepenuhnya kepada KPK untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai aturan,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Meski salah satu kadernya terjerat OTT, Sudaryono menegaskan bahwa Partai Gerindra tetap konsisten mendukung upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu, termasuk jika menyangkut internal partai.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK demi menjaga kepercayaan publik dan marwah hukum di Indonesia,” tegasnya.

Terkait dampak politik di daerah, DPD Gerindra Jawa Tengah menyatakan akan bersikap kooperatif serta menunggu perkembangan resmi dari KPK sebelum menentukan langkah organisasi maupun politik lanjutan.

“Untuk langkah organisasi dan politik, tentu kami akan menunggu hasil dan fakta hukum yang disampaikan secara resmi,” pungkas Sudaryono.

Sebelumnya, KPK mengumumkan telah mengamankan Bupati Pati Sudewo (SDW) dalam rangkaian operasi tangkap tangan ketiga yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026. Usai diamankan, Sudewo langsung dibawa ke Jakarta pada Senin (19/1) malam guna menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK.

Editor : M. Khairul

Parpol Terbaru