Rabu, 14 Januari 2026

Gus Rommy Akui Sulit Bawa PPP Kembali ke Senayan


 Gus Rommy Akui Sulit Bawa PPP Kembali ke Senayan Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/4/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)

JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM - Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Gus Rommy, mengakui bahwa membawa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali ke Senayan bukan perkara mudah. Ia menyebut berbagai tantangan internal dan eksternal menjadi penghambat utama dalam upaya lolos ke parlemen pada Pemilu mendatang.

Hal tersebut dikatakan Gus Rommy, panggilan akrabnya, melihat dari sejarah partai yang keluar dari parlemen sejak 1998.

"Upaya untuk ke situ (Senayan) maha berat. Mengingat belum ada satu sejarah pun sejak 1998, partai yang terlempar dari Senayan, mampu kembali," kata Gus Rommy dalam siaran pers resmi yang diterima Antara, Senin (26/5/2025).

Walaupun sulit, Rommy menegaskan kemungkinan masuknya PPP ke Senayan pada pemilu mendatang tidak lah kecil.

Menurut Rommy, perolehan suara PPP di tingkat DPRD kabupaten dan kota cukup besar yakni 8,3 juta suara atau setara 35 kursi nasional.

"Angka tersebut jauh di atas suara DPR RI yang hanya 5,8 juta. Artinya, PPP dengan sejarah panjangnya ini, secara elektoral masih sangat potensial untuk kembali ke Senayan," jelas Rommy.

Rommy melanjutkan untuk mendorong kembali PPP masuk ke Senayan, partai Ka'bah itu harus memiliki pemimpin yang kuat dan dapat memberikan pengaruh.

Rentetan nama pun telah Rommy munculkan baik dari dalam ataupun luar partai seperti Sandiaga Uno, Dudung Abdulrachman, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Marzuki Alie, Agus Suparmanto, Anies Baswedan hingga Amran Sulaiman.

Kekinian, sosok kuat yang dicanangkan maju jadi Ketua Umum PPP adalah Amran Sulaiman.

Gus Rommy sendiri mendukung majunya Amran setelah dirinya berkonsultasi dengan mantan Presiden Joko Widodo.

Terlepas dari itu, Rommy berharap seluruh nama nama besar yang ada dalam bursa calon bisa bersaing secara sehat memperebutkan kursi Ketua Umum PPP. Dengan demikian, PPP akan memiliki pemimpin yang kuat dan mampu membawa partai masuk ke Senayan 2029 mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Farida Denura

Parpol Terbaru