Jokowi: PSI Punya Potensi Jadi Partai Besar karena Dimiliki Rakyat, Bukan Elit


  Jokowi: PSI Punya Potensi Jadi Partai Besar karena Dimiliki Rakyat, Bukan Elit Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato dalam acara Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

SOLO, POLITIK.ARAHKITA.COM – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menyatakan keyakinannya bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berpotensi tumbuh menjadi kekuatan besar dalam panggung politik nasional. Menurutnya, kunci kekuatan PSI terletak pada struktur kepemilikan yang berbeda dibanding partai politik lainnya.

Dalam Kongres PSI 2025 yang berlangsung di Graha Saba Buana, Solo, Jokowi hadir sebagai pembicara dalam sesi Pesan Kebangsaan. Ia menyoroti bahwa PSI, dengan konsep sebagai partai Super TBK (Terbuka untuk Bersama Kader), bukan dimiliki oleh elit, pengurus pusat, atau keluarga tertentu, melainkan seluruh kader dan anggota.

“Saham partai ini dimiliki oleh seluruh pengurus, anggota, dan kader. Tidak ada kepemilikan elit, tidak ada kepemilikan keluarga. Semua memiliki saham yang sama. Karena itu, semestinya seluruh kader merasa punya tanggung jawab yang sama untuk membesarkan partai ini,” ujar Jokowi, Sabtu (19/7/2025).

Menuju Partai Besar, Bukan Instan

Jokowi menegaskan, membangun partai yang kuat tak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses bertahap, konsistensi, dan kerja keras seluruh jajaran. Menurut prediksinya, PSI baru akan benar-benar tampil sebagai partai besar di tahun 2034, bukan 2029.

“Menuju partai besar itu butuh waktu. Tidak bisa instan. PSI punya arah yang benar, tinggal bagaimana mesin partainya digerakkan secara optimal,” tambahnya.

Makna Simbol Gajah Merah Putih: Cerdas, Kuat, dan Bijak

Jokowi juga menyinggung perubahan logo PSI yang kini menggunakan simbol gajah merah-putih. Baginya, gajah adalah simbol dari ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan kekuatan. Ini menunjukkan bahwa kader PSI diharapkan cerdas, berwawasan luas, sekaligus solid dan tangguh dalam berpolitik.

“Gajah itu lambang kecerdasan dan kekuatan. Jadi, saya mendukung penuh PSI. Ini partai yang punya visi jelas dan struktur yang inklusif,” tegasnya.

Jokowi: Struktur Partai Harus Tuntas Sebelum 2027

Dalam pidatonya, Jokowi juga memberikan pesan strategis: PSI harus segera menyelesaikan struktur organisasi partai hingga ke tingkat desa. Ia mengibaratkan struktur partai sebagai mesin politik yang harus siap bekerja menuju Pemilu 2029.

“Kalau struktur partai selesai paling lambat akhir 2027, itu artinya mesin PSI sudah siap jalan,” kata Jokowi.

Dengan semangat kolaboratif dan kepemilikan yang terbuka, Jokowi yakin PSI akan menjadi kekuatan baru dalam peta politik Indonesia—bukan karena kekuasaan elit, tapi karena gotong royong seluruh anggotanya.

Editor : Farida Denura

Parpol Terbaru