Sabtu, 15 Agustus 2026

Pilpres 2029, Bahlil: Jangan Ribut soal Calon, yang Penting Bersatu


  • Rabu, 27 Agustus 2025 | 17:30
  • | Parpol
 Pilpres 2029, Bahlil: Jangan Ribut soal Calon, yang Penting Bersatu Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Foto: Adrial Akbar/detik.com)

JAKARTA, POLITIK.ARAHKITA.COM – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa partainya memandang semua tokoh yang berpotensi maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 sebagai sosok yang baik. Menurutnya, yang terpenting adalah seluruh pihak bisa berjalan bersama demi kepentingan bangsa.

Meski begitu, Bahlil menekankan bahwa Golkar saat ini tetap konsisten mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sikap itu, katanya, sudah diputuskan melalui Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

“Munas adalah forum keputusan tertinggi di Golkar. Kami sudah memutuskan mendukung Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran. Ke depan, kami yakin semua calon yang ada itu baik, dan tidak ada yang bisa menghalangi kebaikan bersama,” ujar Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Bahlil juga mengingatkan kembali prinsip dasar Partai Golkar, yakni berpegang pada amanat Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, Golkar sejak awal berdiri lahir untuk mewujudkan cita-cita proklamasi serta mengedepankan persatuan.

“Golkar tidak pernah membeda-bedakan golongan. Yang penting, kita bisa bergerak bersama untuk kebaikan bangsa,” lanjutnya.

Pertemuan antara jajaran DPP Golkar dengan Presiden Prabowo berlangsung selama dua jam. Bahlil menyebut diskusi itu membahas banyak isu penting, mulai dari program-program pemerintah hingga arah politik nasional.

Beberapa hal yang didiskusikan antara lain implementasi Pasal 33 UUD 1945 terkait pengelolaan sumber daya alam, program makanan bergizi untuk masyarakat, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga gagasan sistem politik ideal ke depan.

Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh arah koalisi partai-partai pendukung pemerintah di masa mendatang.

“Kami berbicara bukan hanya soal situasi saat ini, tetapi juga bagaimana koalisi ke depan bisa semakin produktif. Semua ini untuk mendukung program Presiden dalam Asta Cita,” jelas Bahlil dikutip Antara.

Koalisi pendukung Presiden Prabowo saat ini terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda, dan PRIMA. Selain itu, ada PKB, PKS, dan PPP yang turut serta. Belakangan, PDI Perjuangan juga menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

 

Editor : Farida Denura

Parpol Terbaru