Minggu, 19 Mei 2024

Heru Budi Hartono untuk Pembangunan Jakarta Hari Ini dan Esok


  • Penulis Thomas Koten
  • Kamis, 09 Mei 2024 | 11:45
  • | Catatan
 Heru Budi Hartono untuk Pembangunan Jakarta Hari Ini dan Esok Penjabat Gubernur DKI Jakarta, DRS Heru Budi Hartono M.M. (suara.com)

Oleh: Thomas Koten

DRS Heru Budi Hartono M.M adalah  sebuah nama sekaligus wajah yang tidak asing lagi bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Tokoh sentral Jakarta saat ini tersebut adalah seorang birokrat yang menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta sejak tahun 2022 dan Kepala Sekretariat Kepresidenan sejak tahun 2017.

Pria yang sangat mengenal seluk belum kehidupan dan pembangunan Jakarta secara runut, jelas dan matang ini lahir di Medan 13 Desember 1965. Dan sosok yang lebih akrab dipanggil Heru Budi ini termasuk sangat ahli dalam mengelola keuangan, karena beliau adalah mantan Kepala Badan Pengelola  Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta pada masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama –Ahok- antara tahun 2015-2017

Berbicara tentang bagaimana membangun Jakarta hari ini dan esok, Heru Budi adalah orang yang tepat untuk dijadikan sebagai rujukan pemikiran dan karya. Karena sebelum menjadi pejabat Gubernur saat ini, setelah menggantikan Anies Baswedan karena habis masa jabatannya itu, dia pernah menjabat Wali Kota Jakarta Utara pada tahun 2014.  Sebelum itu Heru Budi menjabat  Staf Khusus Wali Kota Jakarta Utara, Staf Bagian Penyusunan Program Kota  Jakarta  Utara, Kasubab Pengendalian Pelaporan Kota Jakarta  Utara dan menjadi Kepala Bagian Umum Kota Jakarta Utara.

Selanjutnya tahun 2014 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama –Ahok- mengangkatnya sebagai Wali Kota Jakarta Utara.  Dan tahun 2017 Heru Budi diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Sekertaris Presiden, kemudian  berdasarkan keputuan Presiden  Joko Widodo  diangkat menjabat Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan.

Karena itu, berbicara tentang pembangunan Jakarta ke depan, maka dapat dikatakan bahwa meskipun Heru Budi saat ini menjadi Penjabat Gubernur Daerah Khusus Jakarta ini dalam waktu yang relatif singkat, tetapi bagaimana membangun Jakarta hari ini dan esok dengan segala tantangannya, benar-benar sangat dipahami dan dikuasainya. Bahwa membangun Jakarta tidaklah ringan, mengingat Jakarta menjadi barometer pembangunan nasional dan titik sentrum pembangunan negeri ini.

Menurut Heru Budi, dari sekian banyak aspek dan masalah yang dihadapi dalam membangun Jakarta, masalah-masalah seperti banjir dan kemacetan merupakan masalah utama, selain kriminalitas, inflasi dan lain-lain. Hal itu disampaikannya dalam beberapa kesempatan, termasuk dalam kata sambutannya pada acara Deklarasi Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai Kota Lengkap dan Implementasi Layanan Sertifikat Tanah Aset Pemerintah DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta 2 April 2024.

Untuk pembangunan Jakarta ke depan, secara spesifik terutama setelah Ibu Kota negara  pindah ke Kalimantan Timur -Kaltim-, seperti diwacanakan belakangan ini, Jakarta akan dijadikan sebagai pusat pembangunan ekonomi nasional dan menjadi kota global, kata Heru Budi seperti disitir Tempo.com, harus dimulai dengan dukungan tentang adanya Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta –UUDKJ- yang sekarang sudah disahkan. Bahwa dengan pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim, Jakarta harus diperkuat posisinya sebagai pusat ekonomi dan kota global. Dengan itu, Jakarta benar-benar fokus membangun dirinya menjadi pusat pembangunan perekonomian nasional dan pusat pembangunan kota global.

Mengingat pengetahuan yang luas di bidang pembangunan Jakarta, penguasaan yang baik tentang masalah keuangan, dan pemahaman yang mendalam tentang program-program pembangunan Jakarta mulai dari sebelum menjadi Wali Kota Jakarta Utara dan kini menjabat Gubernur Jakarta, serta perspektif pemikirannya tentang pembangunan Jakarta ke depan, maka tatkala warga Jakarta dan elite negeri ingin mencari pemimpin Jakarta, Heru Budi adalah sosok yang sangat tepat.

Kue legit kekuasaan menjadi Gubernur Daerah Khusus Jakarta sungguh enak dan nikmat, sehingga banyak kepentingan politik dan ekonomi bermain mengatur siasat, taktik dan strategi untuk meraih dan merengkuh kursi gubernur Jakarta. Tetapi, para penghuni Jakarta harus mengetahui  dan memahami bahwa hanya orang-orang yang benar-benar berpengalaman dalam membangun Jakarta dengan pemahaman yang mendalam tentang wajah Jakarta lah yang harus diberi mandat untuk itu.

Karena kepadanya semua amanat tentang pembangunan Jakarta ke depannya secara lebih jelas dan lebih terjamin.

Penulis adalah Analis Sosial-Politik. 

 

Editor : Farida Denura
Penulis : Thomas Koten

Catatan Terbaru